Friday, March 28, 2014

BUKA USAHA TAMAN BACAAN


BUKA USAHA TAMAN BACAAN
Oleh: Safir Senduk
Dikutip dari Sindo, 17 Februari 2008
Mas Safir,
Perkenalkan nama saya Whina, saya seorang karyawati swasta. Saya mempunyai
impian, yang rencananya akan saya wujudkan tahun ini atau ttidak tahun depan.
Rencananya saya ingin membuka taman bacaan di daerah saya. Namun, terus terang
saya tidak mempunyai dana yang cukup untuk mewujudkan rencana saya itu.
Sedangkan saya tahu, membuka sebuah taman bacaan membutuhkan dana yang tidak
sedikit.
Menurut anda, apa yang harus saya lakukan agar rencana saya itu dapat terwujud?
Agar biaya yang saya keluarkan tidak terlalu banyak dan tempat saya itu dapat banyak
berguna bagi banyak orang.
Terima kasih.
Whina – Sumbagsel
Jawaban:
Mbak Whina di Sumbagsel,
Wah, impian Anda mulia sekali. Jarang lho orang mau bersusah payah mendirikan
sebuah taman bacaan. Kenapa? Karena banyak Taman Bacaan seringkali tidak
mendatangkan untung sama sekali. Tapi saya yakin, tujuan Anda mendirikan taman
bacaan bukan hanya sekedar mencari untung tapi lebih untuk membantu masyarakat
supaya lebih mengenal dunia luar dan juga mungkin bisa membantu pemerintah dalam
menghapus buta aksara. Betul kan?
Gini Mbak Whina... sebenarnya nggak selalu juga lho untuk bikin taman bacaan perlu
modal besar, khususnya modal uang. Sekarang gini, Taman Bacaan kan Anda butuh
satu ruangan, satu komputer mungkin untuk administrasi, dan banyak sekali stok buku
untuk dibaca. Ya kan? Nah, untuk stok buku, Anda bisa kasih proposal kepada pemda
setempat untuk mendapatkan bantuan buku gratis dari Pemerintah Pusat. Tau nggak,
ini sebenarnya adalah salah satu program yang sekarang lagi dijalankan untuk
meningkatkan minat baca masyarakat.
Jangan lupa tanya juga ke sanak saudara atau mungkin tetangga yang punya bukubuku
bekas tapi masih layak untuk dibaca. Saya rasa itu cukuplah. Nah, supaya
masyarakat nggak bosan melihat stok buku Anda yang itu-itu saja setiap bulan, maka
salah satu caranya adalah dengan mencari donatur yang mau menyumbangkan buku
bacaan bekasnya setiap bulan. Apa saja deh, baik komik, novel, koran, majalah dan
lain sebagainya. Jadi, Anda bisa meminimalisasi dana yang keluar, kan?
Sekarang masalah tempatnya gimana? Anda bisa memanfaatkan halaman atau
pekarangan rumah Anda sendiri yang mungkin cukup luas, pakai tempat di balai desa
atau sewa lokasi di tempat yang mudah dijangkau. Kalau mau gratis yah sebaiknya
pakai halaman rumah saja atau bisa juga di balai desa kalau mereka memang mau
meminjamkan lokasinya. Tapi kalau mau lebih dekat kepada masyarakat yah mau gak
mau harus cari ruangan dengan uang sewa yang sesuai. Tempat ini perlu jadi
perhatian juga karena kalau tempatnya sempit, panas dan tidak bersih, biasanya bakal
mengurangi minat masyarakat disekitar Anda untuk datang lagi kesitu. Karena itu,
cobalah desain ruangan Taman Bacaan itu sebaik mungkin supaya menarik buat
pengunjung.
Saya rasa itu saja mbak. Sukses buat usaha Anda.
Salam.
Safir Senduk
Perencana Keuangan

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih atas pendapat Anda,

Salam hangat dari Kami

Followers

 

1000 BISNIS ONLINE INFO. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com